welcome

Selasa, 11 September 2012

Mantera Mengusir Tikus

        Dahulu kala, hiduplah sepasang kakek dan nenek di hutan. Ketika nenek meninggal, kakek sangat sedih dan kesepian.
        Pada suatu hari ada seorang yang menyamar menjadi pendeta ke rumah itu.
"permisi,,, bolehkah saya menginap satu malam saja, saya lelah karena saya tersesat di jalan!" sambil menghapus air matanya kakek berkata " oh silahkan! kebetulan saya sedang kesepian dan tolong bacakan mantera agar saya tidak sedih!" 
        Sebagai tanda terima kasih di bacakanlah mantera, tapi karena ia pendeta palsu ia tidak mengerti mantra-mantra. Ketika sedang membaca mantera seekor tikus kecil mengenda-endap ingin keluar. Pendeta itu dalam komat-kamitnya bergumam "Nyamu,,,, Nyamu,, mengendap-endap datang" waktu tikus itu mencicit ia bergumam lagi " Nyamu,,, Nyamu,,, kau mengintip ingin berbicara apa.." lalu saat tikus itu kabur ia bergumam lagi " Nyamu,, Nyamu,,, sekarang kamu mau kabur kemana.." si pendeta lalu menyelesaikan manteranya.
       Sejak saat itu kakek selalu membaca mantera seperti apa yang diucapkan oleh pendeta.
       Pada suatu malam sang pencuri menyelinap masuk ke rumah kakek. Tetapi dari dalam rumah terdengar suara kakek yang sedang membaca mantera "Nyamu,, Nyamuu,,, mengendap-endap datang" sang pencuripun terkejut.
       " Loh,, apakah kakek ini tau kedatanganku ?" ia pun mengintip dari lubang kunci pintu kedalam dan terdengar lagi suara kakek " Nyamu,, Nyamu,, kau mengintip ingin bicara apa,," sang pencuri pun kembali kaget " Haah,, kakek itu tahu aku sedang mengintip!" si pencuri berfikir sebaiknya ia pergi. Dengan mengendap-endap ia mundur menjauhi pintu dan terdengar lagi sara si kakek "Nyamu,, Nyamuu,, sekarang kau mau kabur kemana.." si pencuri pun bergumam " ohh gawat! kalau ketahuan aku bisa di hukum berat" lalu sang pencuri langsung lari pontang-panting. (Irma.a)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar